Kamis, 15 Desember 2011

Turunya Al quran

Di malam Ramadahan yaitu malam Lailatul Qadar ( malam kemuliaan ) & malam penuh berkat ( Lailatul Mubarokah ) karena turunya permulaan Al – quraan & cahaya terang ( Nur ) untuk menyinari seluruh alam.
Di suatu gua di bukit Hira tidak jauh dari Kota Mekah, Nabi Muhammad S.A.W sedang berkhilwat seorang diri untuk beribadat.
Pada malam itu datanglah malaikat jibril sambil berkata “ aku ini Jibril & engkau Rosulullah” lalu jibril lalu jibril menyuruh nabi membaca “Iqra”( Bacalah!) karena nabi seorang ummi belum pernah membaca dan menulis, tentu saja tiada sanggup melaksanaan perintah jibril, beliau hanya menjawab “ma ana biqari” ( aku tidak bisa membaca )
Serta merta jibril memeluk nabi dengan keras sehingga merasa payah dan sesak nafasnya setelah dilepaskan disuruh sekali lagi membaca tetapi nabi tetap tidak sanggup membacanya lantas dipeluknya dengan keras sekali lagi yang juga membuat sesak nafas beliau, setelah dilepas kembali, jibril mengucapkan :

اقْرَأْ بِاسْمِ رَبِّكَ الَّذِي خَلَقَ

1. Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu Yang menciptakan,

خَلَقَ الْإِنسَانَ مِنْ عَلَقٍ

2. Dia telah menciptakan manusia dari segumpal darah.

اقْرَأْ وَرَبُّكَ الْأَكْرَمُ

3. Bacalah, dan Tuhanmulah Yang Maha Pemurah,

الَّذِي عَلَّمَ بِالْقَلَمِ

4. Yang mengajar (manusia) dengan perantaraan kalam.

عَلَّمَ الْإِنسَانَ مَا لَمْ يَعْلَمْ

5. Dia mengajarkan kepada manusia apa yang tidak diketahuinya. 
( Surat Al alaq : 1-5 )

Selesai berucap ayat tersebut jibril segera menghilang, kejadian tersebut baru pertama kalinya dialami nabi sehingga nabi merasa lemas, bingung & tiada duga akan terjadi atas dirinya.
Dengan perasaan harap & cemas nabi segera meninggalkan gua Hira sampai di rumah nabi berseru kepada isterinya ( khadijah ) “zammiluni – zamimiluni” ( selimuti aku, selimuti aku!!) lalu nabi segera diselimuti oleh Khadijah, kemudian nabi menceritakan kejadian yang baru pertama kali dialaminya, dengan suara lembut khadijah menenangkan suaminya ( nabi ).
Khadijah mengajak nabi untuk menemui anak pamanya bernama Waraqah bin Naufal seorang yang telah lanjut usia & penganut agama Nasrani yang pernah menyalin sebagian dari kitab injil kedalam bahasa Arab, lalu nabi menceritakan kejadian yang baru dialaminya kepada Waraqah, setelah nabi menerangkan Waraqah menerangkan “ yang datang itu adalah Namus ( malaikat Jibril ) yang pernah menurunkan wahyu dari Tuhan kepada Nabi Musa.
Selanjutnya Warqah berkata “wahai, hendaknya saya masih kuat ketika engkau diusir oleh kaum engkau, sehingga saya dapat menolong” dengan penuh keheranan Nabi bertanya “ apakah aku akan diusir oleh kaumku” Waraqah menjawab dengan tegas “ itu akan terjadi & pernah terjadi pda Nabi – nabi terdahulu”
Dengan keterangan Warqah kini keduanya mengerti (Nabi & isterinya) bahwa Nabi Muhammad telah dipilih Tuhan menjadi Rosul menerima wahyu dari Allah dengan perantara malaikat Jibril, tugasnya mengembangkan Agama Tuhan kepada umat Manusia.   

Tidak ada komentar:

Posting Komentar